(Foto: Pemkot Bogor)
Penulis: Aysha Salsabila
Editor: Donni Andriawan S
KOTA BOGOR | bogorprioritas.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim akhirnya melakukan rotasi dan mutasi serta promosi terhadap 62 pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Pada kesempatan ini, setidaknya terdapat 19 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau setingkat kepala dinas yang resmi dirotasi sekaligus dilantik wali kota di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (30/6/2025).
Selain pejabat eselon II, ada pula 43 pejabat eselon III yang mendapatkan promosi, rotasi, dan mutasi.
“Hari ini ada sebanyak 19 pejabat mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 43 orang mengisi Jabatan Administrator dalam rotasi kali ini di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Kalau kami (Dedie-Jenal), ini baru pertama kali melakukannya sejak dilantik,” kata Dedie.
“Ini untuk pejabat tinggi pratama, fungsional, dan beberapa lainnya. Ini bagian dari proses rutin. Baru pertama juga, kalau daerah lain mungkin sudah dua atau tiga kali,” lanjut Dedie.
Dijelaskan wali kota, proses rotasi pejabat ini mengikuti merit system (sistem prestasi), sehingga membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak.
“Kota Bogor ini mengambil sistem merit, jadi prosesnya lumayan panjang. Persetujuan dan izin baru keluar minggu lalu, makanya langsung kami laksanakan hari ini,” ungkap Dedie.
Ia menerangkan, rotasi ini merupakan batch (kelompok) pertama dan akan dilanjutkan dengan proses berikutnya.
Saat ini masih terdapat sejumlah posisi strategis yang belum terisi. Di antaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Terkait jabatan yang masih kosong tersebut, Dedie menyebutkan bahwa Pemkot Bogor akan memberikan kesempatan kepada ASN yang memiliki prestasi dan memenuhi persyaratan untuk mengisi posisi tersebut melalui mekanisme open bidding (penawaran terbuka) atau merit system.
“Dengan masih terbukanya beberapa jabatan, artinya kami memberikan kesempatan kepada mereka yang punya prestasi dan memenuhi syarat untuk ikut dalam sistem yang akan kami laksanakan,” tutup Dedie.