(Foto: Panca Mega | bogorprioritas.com)
Penulis: Panca Mega
Editor: Donni Andriawan S
KOTA BOGOR | bogorprioritas.com – Ratusan mahasiswa yang menamakan diri mereka “Gerakan Bogor Melawan” melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu satu Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (28/8/2025) sore.
Dalam aksinya itu, mereka sempat membakar ban bekas di tengah jalan. Para pengunjung rasa pun menyampaikan orasinya dengan alat pengeras suara dari mobil komando yang telah disiapkan.
Massa yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa itu menyampaikan setidaknya delapan poin tuntutan kepada pemerintah.
Dikutip dari siaran pers yang diterima bogorprioritas.com, setidaknya terdapat delapan poin tuntutan kepada pemerintah yang meliputi penghapusan tunjangan mewah DPR, membatalkan kenaikan harga beras, dan setop eksploitasi alam.
Kemudian mereka juga menuntut diwujudkannya keadilan sosial, mengesahkan RUU Perampasan Aset, penegakan supremasi hukum serta menghentikan represifitas aparat dan pembebasan kawan mereka dan terakhir mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Wali Kota Bogor.
Secara terpisah, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo mengungkapkan, pihaknya dibantu Kodim, Denpom, Satpol PP hingga personel Brimob untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang digelar hampir bersamaan di Kota Bogor. Yakni di Gedung DPRD dan pintu satu Istana Kepresidenan Bogor.
“Untuk pelaksanaan aksi unjuk rasa ini ada dua titik. Pertama, di pintu satu Istana Bogor dan Gedung DPRD. Kami dibantu dari Kodim, Denpom, Satpol PP dan Brimob dengan jumlah kekuatan 638,” kata Eko.
“Alhamdulillah kegiatan unjuk rasa hari ini dapat berjalan lancar, aman semuanya, tidak ada ekses semuanya,” tambah Eko.